FDT 2019 Resmi Dibuka, Diharapkan Jadi Pemersatu Daerah di Kawasan Danau Toba
09 Desember 2019 - 23:09:51 WIB | Dibaca: 2965x
Parapat (SIOGE) - Festival Danau Toba (FDT) yang ke-7 berlangsung di Parapat, Kabupaten Simalungun resmi dibuka pada Senin (9/12/2019). Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini diharapkan mampu mempersatukan delapan kabupaten dan kota di kawasan Danau Toba.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara Ria Nofida Telaumbanua saat membuka Festival Danau Toba ke-7 di Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumut.
"Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempersatukan delapan kabupaten dan kota di kawasan Danau Toba," katanya.
Ria menjelaskan bahwa dalam Festival Danau Toba yang telah menjadi even tahunan ini mengusung tema 'Inspairing Toba'. Di mana, dengan tema ini mampu memperkenalkan Danau Toba ke seluruh Indonesia bahkan ke dunia Internasional.
"Kegiata yang berlangsung empat hari ini mampu menarik kunjungan wisata baik dalam negeri maupun mancanegara untuk berkunjung ke Danau Toba," jelasnya.
Ria menuturkan bahwa sebelum puncak acara berlangsung, pihak panitia juga telah melaksanakan beberapa kegiatan seperti festival solo, kayak, penanaman pohon, pembersihan kawasan Danau Toba, FGD Geopark dan lari 10 K.
"Untuk hari, kegiatan yang dilaksanakan adalah Tari Kolosal Saoan, Koor Raksasa, Rekor Muri seni melipat kain Bulang Sulappei, fashion show Etnic (Designer Lokal) dan tari Kolosal Multi Etnis," tuturnya.
Untuk pemecahan rekor Muri, Ria menambahkan bahwa itu punya satu tujuan, yakni melestarikan ulos Simalungun itu. Sebab, saat ini Bulang Sulappei sudah sangat jarang digunakan masyarakat setempat, bahkan hampir punah.
"Makin sedikitnya masyarakat yang mengenakan ulos itu, makin sedikut pula yang menenun. Pemerintah khawatir, jika hal ini berlangsung terus menerus, bisa jadi generasi penerus makin tak mengenal Bulang Sulappei," tambahnya.
Dalam pembukaan Festival Danau Toba ini turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi beserta istri, Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba Arie Prasetyo, Bupati sekawasan Danau Toba dan sejumlah pejabat lainnya. (rel/s1)






















